Articles by "undip"
Showing posts with label undip. Show all posts
Materi Bapak Mery Christianto :

Bahan Pakan adalah segala sesuatu yag diberikan kepada ternak dalam bentuk organik dan anorganik yang dapat dicerna seluruhnya maupun sebagian.

Ransum adalah campuran dari minimal dua bahan pakan atau lebih yang digunaka untuk memenuhi kebutuhan ternak selama 24 jam.

Syarat-syarat bahan pakan :
1. Mudah didapatkan
2. Harganya murah
3. Sesuai dengan tujuan beternak
4. Tidak bersaing dengan manusia
5. Tidak mengandung toksix

Perhitungan Pearson Square :




Materi Prof. Sunarso :

FEED ADDITIVE
Bahan Pakan Tambahan
Bahan pakan additive adalah bahanyang perluditambahkandalamjumlahrelatifsedikityang diperlukanuntukmelengkapiransum. Additive dibedakanmenjadibeberapayaitu:
1. Nutritive additive
Adalahbahanadditive yang berkaitanataukomposisinyamerupakanzat-zatnutrisi.
Nutritive feed additive contohnyaadalahasam-asamamino, vitamin-mineral mixed
2. Non Nutritive Additive 
Adalah bahan additive yang bukan merupakan sumber nutrisi. Contohnya : penambah aroma, antibiotik, probiotik, obat-obatan, antioksidan, anti jamur, pigmenter, dan lain-lain.

TUJUAN PENGGUNAAN FEED ADDITIVES :
1.Mempertahankanataumemperbaikinilaigizipakan(vit, AA, mineral, dll)
2.Mempertahankankesegaranbahan, terutamamenghambatkerusakanbahan, terutamauntuk menghambatkerusakanbahanolehmikroorganisme. (natriumnitrit= mematikanbakteri, mempertahankanwarnadaging; antioksidan= mencegahketengikan)
3.Membantumempermudahpengolahandanpersiapan(Bahanpenstabil, pengental, pencegahlengket)
4.Membantumemperbaikikenampakanatauaroma (pewarnadanaroma)

 
BAHAN CEMARAN

(FEED CONTAMINANTS)
CONTOH :
Berasal dari bagian tanaman yang sama namun tidak dikehendaki adanya
Berasal dari bahan-bahan asing lain (bulu, bahan insektisida)
Timbul karena penyimpanan atau pengolahan (aflatoksin, mikotoksin)
Ditambahkan dengan sengaja untuk maksud pemalsuan (serbuk gergaji/tanah liat à tepung ikan)

BAHAN IKUTAN
(FEED ADJUNTS)

"Bahan yang sebenarnya merupakan bahan alamiah yang ada dalam pakan (tanpa sengaja ditambahkan) namun tidak termasuk katagori bahan pakan yang sebenarnya yaitu bahan yang dapat menjadi sumber nutrien untuk menunjang kehidupan suatu organisme".
ANTIBIOTIK
Peran Antibiotik bagi Ternak  
1.Menekanpertumbuhanmikroorganisme
2.Menekankerusakanzatpakanoleh mikroorganisme
3.Meningkatkanketersediaan& absorpsizat pakan
4.Meningfkatkankonsumsipakandanair
5.Memperbaikisintesiszatpakan& pertumbuhan
6.Mencegahpenyakit
 HORMON

-Estrogen (stilbesterol, dietilstilbesterol, dianisylhexen)
-Mempertinggi penimbunan lemak dan memperlunak daging
-Warna daging lebih terang dan lebih enak
-Ruminansia dan unggas
-Babi belum efektif
  
ZAT PERANGSANG PERTUMBUHAN

Berfungsi meningkatkan efisiensi penggunaan pakan
1.PROTAMON, mempunyai aktivitas tyroxin; meningkatkan laju metabolik sel sehingga laju pertumbuhan meningkat; sapi perah = > 20% prod. Susu
2.DES (estrogen sintetis)
3.TIOURASIL (OBAT, MEMPERTINGGI LAJU EFISIENSI pbb.
4.Enzim (mempercepat pencernaan ransum, meningkatkan penggunaan ransum. Protease pada anak babi dan amilase pada ayam).
5. Arsenikum organik dan surfactan ( <90 ppm pada anak ayam dan BB waktu ada yang menggertak pertumbuhan
6. Unidentified factor (UF) = tepung ikan, tepung susu, hasil fermentasi; perlu untuk pertumbuhan anak ayam & babi, reproduksi ayam bibit, kebuntingan dan laktasi babi. Dianggap sama seperti vitamin
  
PEWARNA
 
Alami : 
1.ANNATO (KUNING) <= 15 mg/lb
2.B-APO-8’-KAROTENAL(ORANGE)<=15 mg/lb
3.KANTAXANTIN (KUNING) <=30mg/lb
4.KARAMEL (COKLAT) <= 30 mg/lb
5.B-KAROTEN (KUNING – MERAH ORANGE) <= 30 mg/lb
SINTETIS = 100 – 400 ppm, RERATA 200 ppm

Pewarna Terlarang :
1.AURAMIN (KUNING)
2.BUTTER YELLOW (KUNING)
3.CHRYSOIDINE (ORANGE)
4.CITRUS RED 2
5.GUINEA GREEN
6.MAGENTA (VIOLET)
7.OIL ORANGE SS; OIL ORANGE X0
8.OIL YELLOW AB; OIL YELLOW OB
9.PONCEAU SX; PONCEAU 3R
10.SUDAN I (KUNING)
11. RHODAMIN B (MERAH)
12.METANIL YELLOW
 
PENGAWET
 Macam-macam Pengawet : 
Asambenzoat= 0,1%
Asamsorbat= 0,2%
Asampropionat= 0,3 –0,4%
NITRIT = 200 ppm
NITRAT = 500 ppm
Nacl= 2 – 5%

Formulasi Ransum
a.) Melihat tabel kebutuhan zat pakan yang sesuai dengan tujuan beternak
b.) Melihat tabel komposisi zat pakan
c.) Pertimbangkan faktor pembatas
d.) Pertimbangkan harganya
e.) Menyusun ransum

Source : http://feed-additives.evonik.com/


Metode Penyusunan Ransum :
1. Metode Diagonal (Perason's Square)
2. Metode coba-coba (Trial and Error)
3. Metode Simultaneous
4. Metode Linear Programming


Untuk metode diagonal dapat di download di link berikut : formulasi ransum metode diagonal

1.      Jelaskan arti masing-masing istilah di bawah ini:
a.       Genom                                                      o. Mitochondria
b.      Gen                                                           p. Diploid
c.       Kromosom                                               q. Poliploid
d.      Nukleotida                                                r. elektroforesis
e.       DNA                                                         s. Bahan/sumber gel elektrophoresis
f.       RNA                                                         t. moving boundary electrophoresis
g.      Double stranded                                       u. zone electrophoresis
h.      Single stranded                                         v. Cara kerja elektroforesis
i.        Plasmid                                                     w. Rekayasa genetika
j.        Vektor                                                       x. Chimera
k.      Kloning                                                     y. Transgenik
l.        PCR                                                          z. Biosteel goat
m.    Geneticaly Modified Animal (GMA)
n.      Geneticaly Modified Animal (GMA

2.      Jelaskan langkah-langkah dari rekombinasi genetik dari suatu gen/protein yang diinginkan (lengkapi dengan alur ilustrasinya)

3.      Jelaskan beberapa contoh penerapan rekayasa genetika pada beberapa hewan.

4.      Mungkin Sdr tahu bahwa makanan anda sehari-hari. Sekarang ini, 45 persen dari jagung di AS dan 85 persen dari kedelai AS direkasaya secara genetik, dan diperkirakan 70 hingga 75 persen dari makanan olahan yang tersedia di toko-toko kebutuhan sehari-hari mengandung muatan yang direkayasa secara genetik. Ketika rekayasa genetika telah sampai pada capaian kebutuhan pangan dan pakan bagi manusia. Bagaimana menurut anda? Jelaskan.



JAWABAN : 

1.      Arti Istilah
A.    Genom adalah bagian dari organisme yang mengandung segala informasi genetik
B.     Gen adalah unit dari genom yang tersusun dari DNA dan mengandung informasi genetik tertentu pada suatu organisme.
C.     Kromosom adalah unit pembawa genetik organisme yang terdiri dar satu molekul DNA dan berbagai protein dan terletak pada nukleus sel.
D.    Nukleotida adalah unit penyusun DNA yang terdiri atas molekul gula, molekul fosfat dan basa nitrogen.
E.     DNA adalah molekul pembawa sifat pada organisme yang terletak di tiap inti sel
F.      RNA adalah rangkaian tunggal nukleotida yang terdiri dari gula, fosfat dan basa nitrogen
G.    Double stranded berarti untaian rangkaian ganda (DNA)
H.    Single stranded berarti untaian rangkaian tunggal (RNA)
I.       Plasmid adalah DNA ekstrakromosomal pada makhluk hidup.
J.       Vektor adalah metode rekayasa genetika dengan plasmid untuk memindahkan dan menggabungkan materi genetik tertentu.
K.    Kloning adalah bioteknologi untuk memperbanyaka suatu individu secara persis pada genetiknya melalui penggunaan sel tubuh yang digabungkan dengan ovum yang di enukliasi.
L.     PCR adalah metode rekayasa genetika untuk mensintesis urutan DNA yang diinginkan dengan menggunakan dua primer oligonukleotida
M.   GMA adalah hewan yang telah dimodifikasi pada genetiknya untuk memodifikasi sifat dan bentuk hewan tersebut.
N.    GMA adalah hewan yang telah dimodifikasi pada genetiknya untuk memodifikasi sifat dan bentuk hewan tersebut.
O.    Mitokondria adalah organel sel yang berfungsi untuk respirasi dan memiliki DNA tersendiri
P.      Diploid adalah jumlah kromosom sebanyak 2 pasang
Q.    Poloploid adalah jumlah kromosom lebih dari 2 pasang dalam inti sel
R.     Electrophoresis adalah metode rekayasa genetika dengan melakukan pemindahan materi yang menggunakan medan listrik.
S.      Bahan gel electrophoresis adalah bahan yang dipakai sebagai media untuk elektroforesis
T.      Moving boundary electrophoresis adalah teknik elektroforesis yang menggunakan fluida
U.    Zone electroforesis adalah metode elektroforesis dengan pemisahan komponen pada medium
V.    Cara kerja elektroforesis adalah serangkaian kerja metode elektroforesis untuk rekayasa genetika
W.   Rekayasa genetika adalah upaya yang dilakukan manusia untuk memanipulasi gen suatu organisme agar menghasilkan tujuan tertentu
X.    Chimera adalah organisme yang didalamnya memiliki lebih dari satu set populasi DNA
Y.    Transgenik adalah penyisipan materi genetik pada suatu organisme dari organisme yang berbeda
Z.     Biosteel Goat adalah kambing yang telah direkayasa genetik untuk menghasilkan susu yang mengandung serat dengan kekuatan tinggi.

2. Langkah rekombinasi genetik

  • Isolasi DNA, proses ini dimulai dengan perusakan terhadap dinding sel menggunakan reaksi enzimatis. Langkah selanjutnya adalah lisis sel dengan senyawa buffer non-osmotik dan ekstraksi DNA dari sel tersebut.
  • Pemotongan molekul DNA, pemotongan dilakukan pada bagian yang diinginkan. Pemotongan dilakukan menggunakan enzim restriksi.
  • Penyambungan DNA, DNA kemudian disambung dengan DNA organisme lain. Penyambungan dilakukan secara in vitro. Enzim yang digunakan untuk menyambungkan adalah ligase yang berasal dari bakteri. Penyambungan dilakukan pada suhu tertentu untuk mencegah terjadinya kerusakan pada materi genetik.

   
3. Contoh rekayasa genetika pada hewan

·       Hypoallergenic Cat
Rekayasa genetik pada kucing dengan menghilangkan gen Fel d1 yang dianggap sebagai penyebab reaksi alergi pada manusia terhadap kucing

·         Enviropig
  • Babi yang telah dimodifikasi agar mampu menghasilkan enzim phytase. Babi tersebut akan mampu mencerna fosfor pada pakan dengan lebih baik dan lebih ramah lingkungan,
  • Babi Omega-3, Tahun 2006 dilakukan rekayasa genetik pada babi dengan menggabungkan gen dari cacing gelang. Hasilnya adalah babi dengan deposisi lemak omega 3 yang sangat tinggi.


4. Rekayasa genetika di bidang pangan merupakan hal yang tidak dapat dihindari lagi. Peningkatan populasi manusia yang sangat cepat dan angka kelaparan yang sangat tinggi membuat produksi pangan harus dilakukan secara cepat dan efisien. Melalui rekayasa genetik pada ternak dan tanaman pangan dapat dihasilkan produk dalam jumlah banyak dan kualitas pangan yang lebih baik